Wisata Kepulauan Seribu : Pulau Onrust & Pulau Kelor

 

Rangkaian informasi wisata Kepulauan Seribu (Thousand Islands) yang akan kami sampaikan adalah Taman Arkeologi Pulau Onrust – Pulau Kelor,dimana sebelumnya sudah kami sajikan adalah Pulau Edam atau Pulau Damar Besar.Wisata yang menggabungkan antara rekreasi dan edukasi sangatlah menarik,selain menghibur tentunya kita akan mendapatkan informasi pengetahuan,yang sangat berguna,tidak saja buat diri sendiri,tetapi dapat berbagi pengetahuan ini buat anak-anak atau sahabat.

Empat pulau yang jaraknya berdekatan,yang menyimpan sejarah berupa peninggalan-peninggalan berupa bekas benteng Belanda,adalah Pulau Onrust,Pulau Kelor,Pulau Khayangan (Pulau Cipir) dan Pulau Bidadari, sehingga disebut sebagai Pulau Paradiso.

Foto : Pulau Paradiso (Pulau Onrust,Pulau Bidadari,Pulau Khayangan/Cipir dan Pulau Kelor)

Taman Arkeologi Pulau Onrust & Pulau Kelor
Pulau Onrust
Terletak pada 6-02-3 LS dan 106-44-0 BT ,Pulau Onrust dapat dicapai dalam waktu -/+ 20 menit dari Marina Ancol Jakarta,atau dari pelabuhan lainnya seperti Muara Angke dan Muara Kamal.’Onrust’ menurut bahasa Belanda artinya “tanpa istirahat” atau ‘unrest’  dalam bahasa Inggris artinya sibuk,sedangkan penduduk setempat menyebutnya Pulau Kapal.Dinamakan demikian,karena pada abad 17-18 pulau ini sangat ramai disinggahi kapal- kapal VOC dan tempat perbaikan-pembuatan kapal,sehingga pulau ini sangat sibuk sekali.

Antara tahun 1803-1810 Pulau Onrust digempur Inggris,dan terakhir pada tahun 1810 armada Inggris dipimpin oleh Admiral Edward Pellow menghancurkan sarana dan prasarana Pulau Onrust.Pada tahun 1848 mulailah Pulau Onrust dan sekitarnya oleh belanda difungsikan kembali sebagai pangkalan angkatan laut,namun prasarana-sarana ini hancur berat akibat gelombang tidal letusan gunung Krakatau tahun 1883,dan kemudian tahun 1911-1933 Pulau Onrust diubah fungsinya sebagai karantina haji.Pada awal masa kemerdekaan,Pulau Onrust dimanfaatkan sebagai Rumah Sakit Karantina bagi penderita penyakit menular,dibawah pengawasan Depertemen Kesehatan RI hingga tahun 1960.Dan selanjutnya hingga tahun 1965,pulau ini digunakan untuk penampungan ‘gepeng’ gelandangan-pengemis,serta tempat latihan militer.Dan tahun 1968 terjadi penjarahan besar-besaran di pulau ini,sehingga bangunan-bangunan bersejarah tinggal puing-puingnya saja
Sumber : brosur Pulau Onrust

Area Dermaga dan pantai sisi Barat
Turun dari kapal,memasuki area dermaga Pulau Onrust,di sini kita dapat melihat cukup banyak kapal-kapal kayu milik nelayan yang ditambatkan disepanjang dermaga dan pinggir pantai.Tampak jelas Pulau Khayangan atau Pulau Cipir di depan dermaga dengan sisa-sisa peninggalan benteng Belanda.Sedangkan Pulau Bidadari,dapat kita lihat dengan jelas dari dermaga di sebelah kiri atau berada disebelah kanan jika dilihat dari sisi barat pantai Pulau Onrust.Pantai sisi barat yang berada di belakang (depan : dermaga),pantainya cukup bersih dengan dipenuhi beton-beton penahan abrasi air laut,Pulau Kelor dengan bekas benteng lingkar-nya cukup jelas kita lihat dari sini,yang bersebelahan tidak jauh dengan Pulau Bidadari.Aktifitas memancing ikan, sangat cocok dan tentunya mengasyikkan di area pantai sisi barat dan dekat dermaga.

Foto : Area dermaga dan pantai sisi barat Pulau Onrust

Area Arkeologi Pulau Onrust
Dari depan dermaga memasuki Pulau Onrust,kita dapat melihat tugu prasasti Pulau Onrust dengan beberapa anak tangga,dari sini sampai hampir seluruh Pulau Onrust merupakan area arkeologi yang didominasi oleh sisa-sisa bangunan berupa pondasi dan sebagian dinding bangunan yang sudah tidak berbentuk lagi.Dengan di tandai papan nama,dengan jelas kita dapat mengetahui bahwa bangunan tersebut dahulunya digunakan untuk apa,seperti bekas barak karantina haji yang jumlahnya ada 35 buah.Terdapat juga bekas komplek makam Belanda,dan bekas benteng Belanda,serta bangunan yang masih utuh,yaitu bekas rumah tinggal dokter untuk memeriksa haji (1911-1933) yang sekarang menjadi Museum Pulau Onrust,serta bekas penjara yang digunakan oleh Jepang (1942) untuk tahanan dan mengadu kekuatan para tahanan penjara.Area arkeologi Pulau Onrust banyak ditumbuhi oleh pohon-pohon dengan sekala cukup besar dan rindang, membuat Pulau Onrust tampak hijau dan cukup membuat pengunjung tidak kepanasan bila menyusuri Pulau Onrust.

Foto : Tugu Prasasti Pulau Onrust dan sisa bangunan bersejarah

Museum Pulau Onrust
Yang sangat menarik adalah Museum Pulau Onrust,di mana sebelumnya adalah rumah tinggal dokter yang memeriksa jemaah haji (1911-1933).Bangunan museum yang berbentuk huruf ‘L’,banyak memiliki ruangan-ruangan,layaknya seperti rumah tinggal,memiliki halaman belakang yang dipagar beton, ditumbuhi beberapa pohon yang menghiasi halaman ini.Di museum ini,banyak sekali peninggalan-peninggalan bersejarah yang dapat kita lihat,antara lain : jangkar,sepatu besi,2 buah meriam yang ada didepan,botol kaca,batu-batuan ; seperti aneka batu bata Belanda,bata karang bekas pondasi bangunan,bekas batu ubin lantai,pecah-pecahan keramik,maket kapal phinisi,maket pulau Onrust masa lalu dan sekarang dan banyak yang lainnya.

Galeri jepret : Museum Pulau Onrust

Foto : Museum Pulau Onrust

Pulau Kelor
Pulau Kelor tidak berjauhan dengan Pulau Onrust dan Pulau Bidadari,karena memang Pulau Kelor sebagai pulau yang difungsikan Belanda untuk mendukung keberadaan Pulau Onrust.Di pulau ini masih menyisakan peninggalan bersejarah,yaitu bekas bangunan menara pengawas dan bangunan bekas benteng ‘benteng lingkar’ Pulau Kelor.

Foto : benteng lingkar dan keindahan pantai Pulau Kelor

Banyak sekali informasi yang dapat kita ketahui di Pulau Onrust bila kita bertandang langsung ke tempat ini, selain sebagai tempat wisata yang menjadi bagian rekreasi yang menyenangkan,tentunya bahan pengetahuan sejarah akan kita dapatkan di tempat ini.Jangan lewatkan wisata bahari Kepulauan Seribu Anda untuk singgah ke Pulau Onrust,karena di sini akan Anda dapatkan sensasi wisata yang menggabungkan rekreasi dan edukasi,pastinya semuanya sangat menyenangkan dan mengesankan.
Demikian informasi singkat mengenai Taman Arkeologi Pulau Onrust dan Pulau Kelor,nantikan informasi selanjutnya mengenai Pulau Untung Jawa dan Pulau Rambut.
Info yang berkaitan : Wisata Kepulauan Seribu – Pulau Edam, Pulau Untung Jawa & Rambut (Sumber : /www.promolagi.com)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s