Taman Mini Indonesia Indah

TMII adalah kawasan wisata yang unik. Apabila di tempat-tempat lain, Museum maupun Taman adalah sebuah objek wisata yang berdiri sendiri, maka di TMII, 27 Anjungan Daerah yang juga berfungsi sebagai museum hidup, 15 museum dari berbagai aspek, serta 10 taman, yang juga berfungsi sebagai sarana konservasi ex-situ berada dalam satu komplek di satu lokasi. Jumlah inipun masih mungkin akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Keunikan TMII yang mungkin tidak ada duanya adalah berpadunya isi dan nuansa tradisional dengan sentuhan hasil pemikiran modern yang terwujud dalam materi-materi pameran, bangunan-bangunan maupun sarana-sarana fisik, ragam acara, atraksi maupun kegiatan yang dilakukan, serta bentuk pelayanannya. Penyajian keluhuran nilai budaya tradisi masa lalu, dinamika kehidupan masyarakat dan kebudayaan di masa kini, serta harapan dan cita-cita di masa yang akan datang. yang berkesinambungan dalam perwujudan yang terpadu, menjadikan TMII sebuah kawasan wisata yang berharga.

Sudah satu kekhususan bahwa TMII mengutamakan pelestarian segala bentuk perwujudan unsur-unsur budaya Indonesia. Penekanan TMII pada pelestarian nilai-nilai budaya, tradisi ini terlihat tidak saja dalam bentuk perhatian pada adat istiadat, upacara, kesenian, benda-benda budaya, dan sebagainya, melainkan juga pada olah raga tradisional seperti pencak silat.

Di TMII yang merupakan satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia pengunjung selain dapat menikmati fasilitas rekreasi di luar ruangan (out door recreation) dengan lingkungan terbuka hijau yang memadai juga dapat menimba pengetahuan dan informasi mengenai banyak hal yang menarik di sekitar kehidupan manusia dalam kaitannya dengan masyarakat, kebudayaan dan lingkungan Indonesia. Untuk sekedar jalan-jalan, belanja, makan, nonton, ataupun untuk kepentingan yang lebih serius seperti studi dan bahkan penelitian. TMII adalah tempat yang tepat

Anjungan Daerah dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai rumah adat berbagai suku bangsa di Indonesia kepada masyarakat luas, terutama generasi muda yang mungkin tidak sempat lagi melihat rumah adat di daerah asalnya. Bangunan dan rumah adat sekaligus digunakan sebagai tempat pameran dan peragaan berbagai benda sejarah, pakaian adat, peralatan kesenian, hasil kerajinan, dan benda-benda budaya lain yang merupakan warisan bangsa yang tak ternilai harganya. Pengunjung dapat melihat dari dekat dan memperoleh informasi yang diperlukan, termasuk beragam suku bangsa berikut adat istiadat daerah masing-masing, karena Anjungan Daerah tak ubahnya miniatur provinsi yang diwakilinya sehingga materi isi, koleksi, beserta seluruh atraksi yang disajikan merupakan refleksi kehidupan budaya provinsi bersangkutan.
Mengunjungi Anjungan Daerah satu demi satu serasa mengelilingi Indonesia

Budaya Indonesia

Budaya atau Kebudayaan Indonesia adalah keseluruhan budaya yang ada di tanah air yang terdiri dari beragam suku dan bangsa.

Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Buddha di Nusantara jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kebudayaan Tionghoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena interaksi perdagangan yang intensif antara pedagang-pedagang Tionghoa dan Nusantara (Sriwijaya). Kebudayaan Arab masuk bersama penyebaran agama Islam oleh pedagang-pedagang Arab yang singgah di Nusantara dalam perjalanan mereka menuju Tiongkok.

Sarana Rekreasi 

 

Istana Anak-anak Indonesia
Bangunan utama Istana Anak Anak Indonesia dinamai Graha Widya Tama, berbentuk istana mirip dalam dongeng Cinderella ciptaan Hans Christian Andersen, terdiri atas empat lantai dengan ruang terbuka di lantai dua

Teater Imax Keong Emas
Teater Imax Keong Emas berbentuk keong raksasa, merupakan tempat pemutaran dan pertunjukan film khusus dengan teknologi canggih

Perahu Angsa
Danau Miniatur Arsipel Indonesia adalah sebuah danau luas yang di tengahnya terdapat pulau-pulau yang dibuat sesuai dengan kepulauan Indonesia yang sebenarnya. Bagi pengunjung, terutama anak-anak, yang ingin berkeliling disediakan perahu

Sepeda Wisata
Beragam sarana transportasi tersedia untuk berkeliling Taman Mini. Salah satu yang memberikan keleluasaan dan kenyamanan adalah dengan naik sepeda. Terdapat tempat penyewaan sepeda yang terletak di sudut kanan Parkir Utara

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Berawal dari ide Kementrian Riset dan Teknologi yang mengemban misi mencerdaskan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, dibangunlah Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP IPTEK) di Taman Mini

Mobil Keliling
Menikmati pesona Taman Mini bisa juga dengan menggunakan Mobil Keliling yang ditawarkan Pengelola secara gratis. Mobil keliling ini merupakan sarana transportasi yang disediakan khususnya bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan

Desa Seni dan Kerajinan
Desa seni merupakan tempat promosi dan penjualan hasil seni kerajinan tradisional, seperti wayang kulit, wayang golek, keris, kerang, kulit, lukisan, batik, berbagai gaya ukiran, kerajinan logam, dan kerajinan bambu

Pasar Buku Langka
Mencari buku tua dan langka ternyata tidak terlalu sulit.  Buktinya, di Taman Mini ada Pasar Buku Langka yang menjual buku-buku antik dan langka, termasuk buku-buku komik dan buku silat lama

Teater Tanah Airku
Teater Tanah Airku merupakan gedung pementasan seni yang menggunakan teknologi multimedia dengan peralatan teknologi maju berstandar internasional. Teater yang diresmikan pada 20 April 1998 bertepatan dengan ulang tahun TMII ke-23

Theater 4 Dimensi dan Wonder Adventure
Teater yang diresmikan pada 20 April 1986 ini awalnya merupakan bioskop untuk pemutaran film tiga dimensi. Berkat kemajuan teknologi sinematografi, khususnya animasi, teater ini berkembang menjadi Theater 4D (D’Motion)

Kereta Gantung “Skylift”
Kereta gantung (skylift) merupakan perintis kendaraan sejenis untuk objek wisata di Indonesia. Kereta gantung mulai dioperasikan sejak 20 April 1975 dan kini memiliki tiga stasiun: A, B, dan C

Aeromovel Indonesia
Titihan Samirono (Aeromovel Indonesia) merupakan kereta yang berjalan dengan tenaga angin (Jawa: samirana), melayang di jalan layang setinggi 6 meter dari atas tanah dengan kecepatan 15-20 km/jam, »

Kereta Gantung “Skylift”
Kereta gantung (skylift) merupakan perintis kendaraan sejenis untuk objek wisata di Indonesia. Kereta gantung mulai dioperasikan sejak 20 April 1975 dan kini memiliki tiga stasiun: A, B, dan C

Kereta Api Mini
Ada dua macam kereta api mini: yang kecil berjarak tempuh sangat terbatas, terdapat di Istana Anak-Anak Indonesia; sedang kereta yang lain mengelilingi lingkar Taman Mini

Pemancingan Telaga Mina
Kolam Telaga Mina merupakan salah satu tempat mancing yang banyak dikunjungi oleh para pemancing untuk mengisi waktu luang. Kolam ini terletak di bagian belakang kawasan Taman Mini

Warna Alam Out Bond Camp
Warna Alam Out Bound Camp merupakan wahana baru yang diresmikan tanggal 13 Oktober 2007, terletak di kawasan parkir Taman Burung. Wahana ini merupakan sarana yang tepat bagi anak-anak untuk arena

SnowBay Waterpark
Bagi anda yang menyukai rekreasi air, baik sebagai olah raga, hiburan, maupun sekedar rileks, ada baiknya anda mengunjungi TMII Waterpark. Wahana ini dilengkapi fasilitas penunjang berupa gedung utama (main hause)

sumber www.tamanmini.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s