Air Terjun Bantimurung

Air Terjun Bantimurung, salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi di Sulawesi Selatan terutama waktu libur. Obyek wisata air terjun Bantimurung ini terletak di Kota Maros , kurang lebih berjarak 140 Km dari Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan. dan dapat ditempuh dengan kendaraan umum.
Sebelum Anda Masuk di kawasan obyek wisata air terjun bantimurung, anda disambut dengan monumen kera sakti, dan sederatan penjual souvenir khas bantimurung (Kupu-kupu yang di awetkan) dan warung/ kedai kopi dan makanan khas daerah.

Gerbang Wisata Alam / Air terjun BantimurungJika Anda ingin menikmati keindahan dan kesejukan Alam pengunungan dan kicauan burung serta kupu-kupu beraneka warna yang beterbangan , datanglah diwaktu tidak liburan. 
Keistimewaan kawasan ini yaitu mandi dibawah kucuran langsung air terjun, diatas batu raksasa sambil bersilancar menggunakan pelampung meluncur kebagian kolam permandian alam dibawahnya, Anda dapat juga mandi dibeberapa kolam buatan sumber mata air alam pegunungan yang sangat sejuk.
Menuju ke sumber air terjun kira-kira 100 meter melalui pinggiran tebing gunung  dengan tangga-tangga batu , mandi dan berenang disumber air terjun ini bagaikan mandi dikolam alam raksasa dengan diding tebing gunung ,disekitarnya pepohonan yang rindang menghijau diselingi kicauan burung dan suara ayam hutan, sesekali terdengar sahutan monyet-monyet Bantimurung dari kejauhan.
Didalam kawasan wisata ini terdapat pusat pelestarian Kupu-kupu..yang terbesar di Indonesia.
Juga terdapat Gua yang sangat dalam “Gua Mimpi” yang tembus ke sumber mata air terjun diatas pegunungan

Menurut cerita masyaraka bahwa disekitar kawasan masih sering sitemukan sekelompok kera yang bersahutan dan bergelantungan diatas pepohonan yang dipimpin oleh seekor kera putih. dan konon dahulu kala daerah ini dikuasai oleh se ekor kera putih yang sangat sakti. Mobil angkutan terutama mobil angkutan trek sering diserang/ dibajak oleh sekelompok kera , mereka menyerang pelintas kawasan itu untuk mencari makanan instan “Indo Mie” dan Menurut cerita teman saya, Pak Idrus namanya ,sementara mengendarai sepeda motor pulang kerumah , pernah sekali waktu di stop ditengan jalan oleh sekelompok kera yang sedang melangsungkan pesta perkawinan sepasang kera, mungkin disangkanya pengantin pria..

kembali ke Wisata Sulawesi Selatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s